Berita Terkini

Apel Pagi dan Rapat Rutin Pada Minggu Ke-V Bulan September 2025

29 September 2025 - KPU Kabupaten Lanny Jaya mengadakan kegiatan rutin Apel Pagi & Rapat Rutin pada minggu ke-V bulan September 2025 bertempat di halaman kantor perwakilan KPU Kabupaten Lanny Jaya di Wamena. Apel pagi dan rapat rutin kali ini dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu & Hukum, Bapak John Lumme S.E. Beliau menyampaikan pentingnya  rasa kedisiplinan dan menumbuhkan rasa semangat kebersamaan guna meningkatkan etos kerja dalam diri para jajaran pimpinan dan staff di lingkungan KPU Kabupaten Lanny Jaya. Lebih lanjut dalam rapat rutin mingguan juga membahas mengenai persiapan rapat internal mengenai hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan guna penyelenggaraan PDPB Triwulan-3 yang akan diselenggarakan pada hari Kamis 2 Oktober 2025. 

Lingkungan Kerja Bersih, Kinerja Semakin Maksimal

26 September 2025 - Dalam rangka perwujudan terhadap lingkungan kerja yang bersih, KPU Kab. Lanny Jaya mengadakan giat kebersihan dengan tajuk "JUMPA BERLIAN" JUmat PAgi BERsih LIngkungAN. kegiatan kebersihan ini dilaksanakan di lingkungan kantor perwakilan KPU Kab. Lanny Jaya yang bertempat di Wamena dan diikuti oleh seluruh staf pegawai. Kegiatan bersih-bersih rutin diadakan setiap minggunya dalam rangka menciptakan suasana lingkungan kerja yang nyaman, bersih, sehat dan kondusif guna terciptanya pelayanan dan kinerja yang prima dan maksimal. atas dasar semangat gotong royong, seluruh staf berjibaku bahu-membahu bekerjasama membersihkan dan mengumpulkan sampah yang ada di lingkungan kantor. Harapannya dengan rutin diadakannya kerja bakti bersih-bersih lingkungan kantor ini, dapat meningkatkan rasa solidaritas dan soliditas antar sesama pegawai serta menumbuhkan rasa kepedulian yang sama terhadap kebersihan lingkungan kantor tempat dimana sehari-hari kita bekerja.

KPU RI Cek Kesiapan Jelang Pleno PDPB Triwulan Ke-III Se-Indonesia

26 September 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar Zoom guna mengecek kesiapan Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan-III Tahun 2025. Zoom yang digelar oleh KPU RI dilangsungkan pada jam 13.30 WIB dan untuk Papua pada pukul 15.30, Jumat (26/9/2025), diikuti oleh 38 Provinsi dan 514 Kabupaten Kota seluruh Indonesia dan di pimpin langsung oleh Pimpinan KPU RI Koordinator Divisi Data, Ibu Betty Epsilon Idrus. Pimpinan KPU RI Kordinator Divisi Data, Ibu Betty Epsilon Idrus dalam arahan mengungkapkan, beberapa daerah tidak ada perbaikan yang signifikan dalam Upaya menyelesaikan data ganda menuju Pleno PDPB Triwulan Ke-III, sehingga dirinya meminta kepada Kordiv data 38 Provinsi untuk memantau pergerakan data Ganda di setiap Kabupaten Kotanya. “Kami akan tutup Sidalih tanggal 1 jam 23.59 WIB yah, teman-teman Provinsi tolong cek teman-teman Kabupaten kotanya apalagi sudah dekat waktunya dalam penetapan PDPB di tanggal 2 dan 3 Oktober,” ungkap Betty Epsilon Idrus. Menurutnya, beberapa hari lagi untuk penetapan Pleno PDPB Triwulan ke-III, sehingga dirinya meminta kepada Kabupaten Kota yang ada di seluruh Indonesia untuk menyelesaikan data ganda dan data Invalid yang sudah diturunkan. Beliau berharap, dalam melaksankan pleno harus mengikuti jadwal dan tata cara pelaksanaan Pleno yang baik, dan juga kepada Pusat Data dan Informasi, Betty Epsilon Idrus mengungkapkan, terkait hal-hal yang bersifat kebijakan, dapat di koordinasikan langsung kepada dirinya.

KPU Kabupaten Lanny Jaya Mengikuti Webinar KORPRI dengan Tema : ASN WASPADA KANKER SERVIKS

ASN Waspada Kanker Serviks 25 September 2025 - KORPRI mengadakan webinar edukatif untuk meningkatkan kesadaran ASN terkait bahaya kanker serviks. Peserta mendapat wawasan tentang pencegahan, deteksi dini, hingga pentingnya vaksinasi HPV. Dengan semangat ASN Sehat, ASN Kuat, mari bersama-sama cegah kanker serviks demi masa depan yang lebih baik. #KORPRI #ASNSehat #WaspadaKankerServiks #Webinar

Membangun toleransi dan semangat kerja sebagai refleksi nilai BerAKHLAK di KPU Kab. Lanny Jaya

Lembaga Negara sudah seharusnya memberikan pelayanan terhadap masyarakat secara prima dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang berlaku dalam tatanan kehidupan nasional. Oleh karenannya, pada hari Kamis, 25 September 2025 KPU Kab. Lanny Jaya mengikuti kegiatan “Knowledge Sharing Budaya Kerja BerAKHLAK”. Adapun inisiator dari terselenggaranya kegiatan ini adalah KPU Republik Indonesia dengan mengundang Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN-RB Republik Indonesia. Asta Cita Dalam salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo, ditekankan pentingnya penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, sekaligus upaya serius dalam mencegah dan memberantas korupsi, narkoba, judi, serta penyelundupan. Sejalan dengan itu, narasumber Bapak Karmaji dalam kegiatan Knowledge Sharing menyampaikan dorongan agar lembaga negara, termasuk KPU, mampu menanamkan serta mempraktikkan nilai-nilai BerAKHLAK secara maksimal dalam budaya kerjanya. Acara ini turut dibuka langsung oleh Kepala Biro SDM KPU RI, Ibu Yuli Hertaty. Nilai Harmonis Salah satu pilar utama dari nilai BerAKHLAK adalah harmonis, yang terwujud dalam sikap toleransi. Di lingkungan kerja KPU Kabupaten Lanny Jaya, prinsip ini sudah dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Pegawai berusaha mengedepankan penghargaan terhadap perbedaan yang ada di Papua, sebuah daerah yang masyarakatnya sangat beragam. Keberagaman ini dipandang sebagai kekuatan, bukan hambatan. Oleh karena itu, dalam setiap pengambilan keputusan, sikap saling menghargai selalu menjadi dasar, sehingga perbedaan mampu melengkapi kekurangan, bukan menjadi sumber perpecahan. Nilai Kolaboratif Selain harmonis, kolaborasi juga menjadi karakter yang menonjol di KPU Kabupaten Lanny Jaya. Kesadaran bahwa lembaga ini bergerak sebagai satu kesatuan mendorong terciptanya budaya kerja sama yang erat. Soliditas tim telah terbukti ketika KPU Lanny Jaya berhasil menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan lembaga tidak terlepas dari semangat kebersamaan yang dijaga oleh seluruh jajaran pegawai. Penerapan Nilai BerAKHLAK di KPU Ke depan, KPU Kabupaten Lanny Jaya berkomitmen untuk memperluas penerapan nilai-nilai BerAKHLAK lainnya dalam birokrasi. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat profesionalitas aparatur, mendukung penurunan indeks persepsi korupsi, serta meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan. Dampak positifnya tidak hanya dirasakan internal, tetapi juga masyarakat, melalui pelayanan birokrasi yang lebih mudah diakses, kesejahteraan pegawai yang meningkat, dan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Jika nilai-nilai ini terus diterapkan, maka akan tumbuh menjadi kebiasaan baik yang secara alami membentuk budaya kerja positif sekaligus identitas kuat bagi lembaga.

Bimbingan Teknis Fotografi Dan Editing Berita Pada Media Sosial KPU

Wamena, 24 September 2025 – KPU Provinsi Papua Pegunungan menggelar kegiatan pembekalan di Aula Pilamo Demokrasi, menghadirkan narasumber Stefanus Tarsi Ahmad, Protokoler Kehumasan Provinsi bidang fotografi. Dalam penyampaian materinya, ia menegaskan bahwa fotografi adalah instrumen strategis yang tidak terpisahkan dari peran kehumasan modern. Kegiatan ini diikuti oleh Kasubag Keuangan, Kasubbag Umum, staf PNS maupun CPNS, serta mahasiswa PPL dari Universitas Unaim Balim Wamena. Sebagai fotografer berpengalaman, Stefanus membahas beberapa pokok penting, antara lain:     1.    Fotografi sebagai media komunikasi humas,     2.    Pengenalan dasar-dasar teknis fotografi,     3.    Prinsip komposisi foto,     4.    Elemen utama pencahayaan (segitiga eksposur), dan     5.    Variasi teknik pengambilan gambar berdasarkan jarak (shot size). Selain itu, Daud Mita, Kasubag Keuangan sekaligus senior fotografer, menekankan bahwa keberhasilan humas tidak hanya bergantung pada tulisan dan data, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan visual yang mampu memperkuat pesan lembaga. Menurutnya, foto yang baik adalah media sosialisasi paling cepat, tepat, dan efektif untuk menjangkau publik. Dalam materi, juga dipaparkan kembali fungsi humas sebagai jembatan komunikasi lembaga dengan masyarakat. Fungsi ini mencakup komunikator, pengelola reputasi, penghubung dengan media, manajemen krisis, serta publikasi dalam berbagai format. Fotografi memainkan peran penting melalui visual storytelling. Foto yang kuat mampu membangkitkan emosi, menyampaikan pesan lebih cepat daripada teks panjang, sekaligus memperkuat kredibilitas lembaga. Di era digital, konten visual bahkan lebih mudah tersebar melalui media sosial dan portal berita. Lebih jauh, narasumber memperkenalkan beberapa teknik dasar fotografi:     •    Rule of Thirds: membagi bidang gambar menjadi sembilan bagian untuk menempatkan objek secara seimbang,     •    Leading Lines: memanfaatkan garis alami untuk mengarahkan perhatian penonton,     •    Framing: menggunakan elemen sekitar untuk membingkai objek utama. Ditekankan pula konsep Segitiga Eksposur:     •    Aperture yang menentukan jumlah cahaya sekaligus kedalaman ruang,     •    Shutter Speed yang berperan mengatur kecepatan tangkapan momen,     •    ISO yang memengaruhi sensitivitas sensor terhadap cahaya. Di samping itu, peserta juga dikenalkan dengan variasi shot size, mulai dari Extreme Long Shot, Long Shot, Medium Shot, Close Up, Big Close Up, hingga Extreme Close Up, yang masing-masing berfungsi untuk membangun nuansa cerita yang berbeda. Tambahan penting lain adalah penekanan pada etika fotografi humas: pentingnya menghargai privasi subjek, menghindari manipulasi berlebihan, serta memastikan foto yang ditampilkan merepresentasikan fakta dengan benar. Selain aspek teknis, fotografer humas juga dituntut memahami psikologi visual—bagaimana warna, pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar bisa memengaruhi emosi audiens. Melalui materi ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami cara memotret, tetapi juga mampu menghasilkan karya visual yang informatif, estetik, sekaligus mendukung tujuan komunikasi lembaga. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fotografi dan kehumasan adalah kombinasi yang saling menguatkan: humas memerlukan foto untuk menyampaikan pesan dengan efektif, sementara fotografi mendapatkan nilai tambah melalui narasi yang disusun humas.