Berita Terkini

Apa Itu Latsar? Tahap Awal Pembentukan ASN yang Profesional dan Berintegritas

Wamena - Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN), pemerintah melalui Lembaga Administrasi Negara (LAN) secara konsisten menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kegiatan ini merupakan tahapan wajib yang harus diikuti oleh setiap CPNS sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh. Latsar tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembekalan teknis, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter, mental, serta etika kerja ASN. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Bagi CPNS di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Latsar menjadi fondasi utama dalam membangun profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi serta penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil. Pengertian dan Tujuan Pelatihan Dasar (Latsar) Pelatihan Dasar atau Latsar CPNS merupakan program pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk membentuk karakter ASN sesuai dengan nilai-nilai dasar profesi. Program ini bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Secara umum, tujuan utama Latsar adalah: Membentuk ASN yang berkarakter, beretika, dan berintegritas. Meningkatkan kompetensi dasar dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan wawasan kebangsaan. Mempersiapkan CPNS agar siap menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat. Dalam proses pembelajaran, peserta dibekali berbagai materi penting, seperti nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, sistem pemerintahan, pelayanan publik, hingga tata kelola birokrasi yang efektif dan transparan. Nilai-Nilai Dasar ASN dalam Latsar: BerAKHLAK Salah satu fokus utama dalam pelaksanaan Latsar adalah penguatan nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan istilah BerAKHLAK. Nilai ini menjadi pedoman utama bagi setiap aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Adapun nilai-nilai BerAKHLAK meliputi: Berorientasi Pelayanan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Akuntabel, yaitu bertanggung jawab atas setiap tugas dan kewenangan yang diemban. Kompeten, yaitu terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan. Harmonis, yaitu membangun hubungan kerja yang baik dan saling menghormati. Loyal, yaitu setia kepada negara, pemerintah, dan institusi. Adaptif, yaitu mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Kolaboratif, yaitu mampu bekerja sama dengan berbagai pihak. Melalui penanaman nilai BerAKHLAK, peserta Latsar diharapkan mampu menjadi ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan berintegritas tinggi. Proses Pembelajaran dan Aktualisasi di Tempat Kerja Pelaksanaan Latsar terdiri atas beberapa tahapan pembelajaran yang terstruktur dan sistematis. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan melalui metode pembelajaran klasikal, e-learning, serta praktik langsung di tempat kerja. Salah satu tahapan penting dalam Latsar adalah kegiatan aktualisasi. Pada tahap ini, peserta diwajibkan merancang dan melaksanakan program kerja yang relevan dengan tugas dan fungsi unit kerja masing-masing. Program tersebut bertujuan untuk menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama pelatihan. Melalui aktualisasi, peserta dapat menunjukkan kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan kerja, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memberikan inovasi yang bermanfaat bagi institusi. Hasil dari kegiatan ini kemudian dievaluasi oleh mentor dan penguji sebagai bagian dari penilaian kelulusan Latsar. Bagi CPNS di lingkungan KPU, kegiatan aktualisasi diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu, pengelolaan administrasi, serta pelayanan informasi kepada masyarakat. Peran Latsar dalam Meningkatkan Kinerja ASN di Lingkungan KPU Latsar memiliki peran strategis dalam membentuk ASN yang profesional dan siap menghadapi tantangan kerja, khususnya di lingkungan KPU yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga demokrasi. Latsar menjadi sarana penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan berkomitmen terhadap tugas negara. Melalui Latsar, CPNS di lingkungan KPU diharapkan mampu memahami nilai-nilai kelembagaan, meningkatkan disiplin kerja, serta menjaga netralitas dan profesionalisme dalam setiap tahapan pemilu. Dengan mengikuti Latsar secara sungguh-sungguh, para CPNS diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang transparan, jujur, dan adil.

Apel Pagi Dan Rapat Rutin Pada Minggu Ke-I Bulan Februari 2026

Wamena – KPU Kabupaten Lanny Jaya mengadakan Apel Pagi Dan Rapat Rutin pada Minggu Ke-I bulan Februari 2026, bertempat di Halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Lanny Jaya. Apel pagi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Lanny Jaya dalam rangka menanamkan disiplin kerja serta memperkuat semangat kebersamaan antarpegawai. Kegiatan apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat, serta diikuti oleh seluruh staf dan pegawai KPU Kabupaten Lanny Jaya. Kegiatan dilanjutkan dengan apel rutin dengan agenda membahas beberapa poin penting yang berkaitan dengan kapasitas dan kinerja jajaran pegawai dan pimpinan KPU Kabupaten Lanny Jaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Lanny Jaya dapat terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Jajaran KPU Kabupaten Lanny Jaya Pasang Baliho Visi dan Misi Periode 2025 - 2029

Tiom – Jajaran pimpinan dan staf KPU Kabupaten Lanny Jaya melaksanakan kegiatan pemasangan baliho visi dan misi KPU Kabupaten Lanny Jaya periode 2025–2029 pada hari Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di halaman Kantor KPU Kabupaten Lanny Jaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Kabupaten Lanny Jaya dalam menyosialisasikan arah kebijakan, komitmen, serta program kerja kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan. Melalui pemasangan baliho tersebut, diharapkan visi dan misi KPU dapat diketahui secara luas serta menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan. Pemasangan baliho dilakukan secara bersama-sama oleh pimpinan dan seluruh jajaran staf sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Ketua KPU Kabupaten Lanny Jaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa visi dan misi yang tertuang dalam baliho tersebut menjadi landasan utama dalam menjalankan program kerja selama periode 2025–2029. Seluruh jajaran diharapkan dapat menjadikan visi dan misi tersebut sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Pemasangan baliho ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap KPU Kabupaten Lanny Jaya,” ujarnya. Dengan adanya baliho visi dan misi yang terpasang di lingkungan kantor, diharapkan seluruh pegawai maupun masyarakat yang berkunjung dapat memahami arah kebijakan dan tujuan strategis KPU Kabupaten Lanny Jaya dalam menyelenggarakan tahapan pemilu secara jujur, adil, dan demokratis. Ke depan, KPU Kabupaten Lanny Jaya akan terus berupaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas partisipasi masyarakat demi terselenggaranya pemilu yang berkualitas di Kabupaten Lanny Jaya.

KPU Kabupaten Lanny Jaya Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Wamena - Perjanjian Kinerja KPU merupakan dokumen strategis yang memiliki peran penting bagi KPU dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dokumen ini menjadi bentuk kontrak kerja yang memuat komitmen kinerja antara pimpinan dan jajaran sekretariat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja KPU Perjanjian Kinerja KPU disusun sebagai upaya untuk menjamin keterbukaan dan pertanggungjawaban dalam pelaksanaan setiap program dan kegiatan. Melalui dokumen ini, sasaran kinerja ditetapkan secara jelas, terukur, dan sistematis, sehingga dapat dipantau serta dievaluasi secara berkesinambungan. Hal ini mencerminkan komitmen KPU dalam memberikan pelayanan publik yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, terbuka, dan berorientasi pada hasil, Perjanjian Kinerja berperan sebagai instrumen penting dalam pengendalian kinerja. Dokumen ini tidak hanya menjadi acuan pelaksanaan tugas, tetapi juga berfungsi sebagai tolok ukur pencapaian kinerja serta tanggung jawab organisasi secara menyeluruh. Sasaran Program dan Indikator Kinerja yang Terukur Perjanjian Kinerja KPU memuat target program serta indikator kinerja yang dirancang secara terstruktur dan sistematis. Sasaran dan indikator tersebut digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus sebagai dasar dalam menilai hasil kinerja yang telah dicapai. Dengan adanya indikator yang terdefinisi secara jelas, setiap unit kerja memiliki arah kerja dan fokus yang sejalan dengan tujuan organisasi, sehingga pelaksanaan tugas dapat berlangsung secara lebih efisien, terarah, dan terukur. Dalam penandatanganan Perjanjian Kinerja, Anggota KPU diwakili oleh Ketua KPU, sedangkan Sekretariat KPU diwakili oleh Sekretaris KPU. Penandatangan ini disaksikan juga oleh jajaran pegawai KPU Kabupaten Lanny Jaya di Kantor Perwakilan KPU Lanny Jaya di Wamena. Kedua pihak yang menandatangani Perjanjian Kerja memiliki peran yang saling melengkapi dan mendukung. Pihak pertama, yaitu Sekretaris KPU, berkomitmen untuk mewujudkan target kinerja sebagaimana tercantum dalam lampiran Perjanjian Kinerja. Sementara itu, pihak kedua, dalam hal ini Anggota KPU, bertugas melakukan supervisi yang diperlukan serta melaksanakan evaluasi terhadap capaian kinerja yang telah ditetapkan. Evaluasi Kinerja sebagai Dasar Penguatan Organisasi Evaluasi terhadap capaian kinerja menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Perjanjian Kinerja KPU. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam pengambilan langkah perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan, termasuk dalam pemberian penghargaan maupun penerapan sanksi sesuai ketentuan. Dengan mekanisme ini, Perjanjian Kinerja diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada hasil. (FPH) 

Apel Pagi Dan Rapat Rutin Pada Minggu Ke-IV Bulan Januari 2026

Wamena – KPU Kabupaten Lanny Jaya mengadakan Apel Pagi Dan Rapat Rutin pada Minggu ke-IV bulan Januari 2026, bertempat di Halaman Kantor Perwakilan KPU Kabupaten Lanny Jaya. Apel pagi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Lanny Jaya dalam rangka menanamkan disiplin kerja serta memperkuat semangat kebersamaan antarpegawai. Kegiatan apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat, serta diikuti oleh seluruh staf dan pegawai KPU Kabupaten Lanny Jaya. Kegiatan dilanjutkan dengan apel rutin dengan agenda membahas beberapa poin penting yang berkaitan dengan kapasitas dan kinerja jajaran pegawai dan pimpinan KPU Kabupaten Lanny Jaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Lanny Jaya dapat terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

CPNS KPU se Papua Pegunungan Bangun Kekompakan dengan Latihan Paduan Suara Guna Persiapan Latsar

Wamena — Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan, Agus Filma, secara resmi mengeluarkan arahan melalui Surat Edaran tentang Undangan Latihan Paduan Suara bagi CPNS KPU se-Provinsi Papua Pegunungan Nomor 93/SDM.06.7.Und/95/3/2026. Surat tersebut menjadi landasan pelaksanaan kegiatan latihan paduan suara yang melibatkan seluruh CPNS KPU di wilayah Papua Pegunungan. Kegiatan ini disusun sebagai bagian dari program pembinaan awal bagi calon aparatur sipil negara, khususnya bagi CPNS yang dalam waktu dekat akan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar). Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri secara mental, disiplin, serta kebersamaan sebelum memasuki tahapan pembinaan selanjutnya. Menumbuhkan Solidaritas dan Etos Kerja CPNS Program latihan paduan suara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar CPNS, sekaligus menanamkan semangat kerja kolektif di lingkungan KPU Papua Pegunungan. Dalam setiap sesi latihan, para peserta dilatih untuk bekerja sama, menjaga kedisiplinan, serta menyesuaikan diri dengan ritme kelompok. Melalui proses ini, diharapkan terbentuk ikatan emosional yang kuat, rasa tanggung jawab terhadap lembaga, serta sikap saling mendukung dalam menjalankan tugas. Selain itu, suasana latihan bersama menjadi media efektif untuk saling mengenal, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta membangun kerja tim yang solid dalam menghadapi berbagai tantangan pekerjaan. Penguatan Nilai ASN Melalui Mars Korpri Dalam kegiatan latihan tersebut, lagu yang dipersiapkan adalah Mars Korpri sebagai simbol identitas dan semangat pengabdian aparatur sipil negara. Sebelumnya, lagu ini juga telah diperlombakan dalam rangka memperingati Hari Korpri KPU se-Provinsi Papua Pegunungan yang diikuti oleh sembilan satuan kerja. Pemilihan Mars Korpri sebagai materi utama latihan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai profesionalisme, loyalitas terhadap institusi, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai ASN, khususnya bagi CPNS di lingkungan KPU. Persiapan Menuju Penampilan Akhir Latsar Selain sebagai sarana pembinaan karakter, latihan paduan suara ini juga diarahkan untuk mempersiapkan penampilan CPNS KPU pada rangkaian acara penutupan Latsar. Untuk menjaga kualitas penampilan, kekompakan, dan kemampuan vokal, kegiatan latihan dijadwalkan berlangsung secara rutin satu kali setiap minggu. Dengan pelaksanaan latihan yang berkelanjutan, diharapkan para CPNS mampu menampilkan performa terbaik yang mencerminkan kesiapan mereka sebagai aparatur yang profesional, disiplin, serta memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Melalui program ini, KPU Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan pemilu serta peningkatan pelayanan publik di wilayah Papua Pegunungan.